Bahagia Itu Simpel

1 comment 1963 views

Hari minggu biasanya harinya untuk bersantai –santai lain halnya dengan saya yang sangat repotnya karena hari ini adalah hari terakhir dari liburan panjang tahun baru saya. Besok sudah mulai aktifitas seperti biasa. Kembali kerutinitas memasak, menyuci, menyapu dan hal bersih bersih lainnya. ini hal yang biasa saya lakukan setiap minggunya, tapi minggu kali ini berbeda karena Baby Asraf sangat rewel. Mungkin Ia menyadari karena besok bunda dan ayahnya akan kembali bekerja dan Ia akan bersama dengan neneknya kembali. Jadi mungkin inilah kesempatan Baby Asraf untuk bermanja-manjaan dengan ayah dan bundanya sehingga ayah dan bundanya pun kelimpungan. Sekarang Baby Asraf sudah bisa memberikan kode ataupun isyarat kalau ia mau mandi dengan cara mengangkat bajunya sendiri, subhanallah sekali kan bunda,cerdas nya Baby Asraf padahal usianya masih 3 bulan 3 minggu.
Biasanya selesai Baby Asraf mandi dan minum susu, ia akan tertidur tetapi mungkin karena tadi malam ia tidur sangat nyenyak jadi paginya waktu ia untuk bermain – main. Baby asraf pun bermain dengan ayahnya sedangkan bundanya memasak untuk sarapan.
Tapi, sekali lagi bunda karena Baby Asraf maunya hanya dengan bundanya, sang ayah pun kewalahan menghadapi rewelnya Baby Asraf kami. Karena saya harus memasak dan menyuci.

Alhamdulillah Wasukurillah saya diberikan anugerah terindah dari Allah yaitu seorang suami yang sangat pengertian dan mau diajak bekerja sama. Dalam berumah tangga pun ada yang namanya kerja team loh bunda, saya yang mengerjakan pekerjaan rumah sedangkan suami membantu meladeni Baby Asraf yang sedang rewel. Rasa saling mengerti inilah yang dapat membuat suatu hubungan keluarga akan terus harmonis, InsyaAllah.
Walaupun hari ini merupakan hari yang paling repot di awal 2015, tapi kami dapat menikmati kerepotan kami minggu ini. Sang suami berhasil belajar menidurkan Baby Asraf yang biasa itu adalah tugas saya. Dan saya pun dapat mengerjakan pekerjaan rumah dengan sempurna.

Ternyata bahagia itu simple bunda, saya berbicara realita bukan sekedar rekayasa. Apa yang saya rasakan ini nyata hanya dengan seperti ini kami sudah dapat bahagia. Tak perlu banyak uang untuk mencari yang namanya bahagia, walau hanya dengan kangkung dan ikan sambel rasa bahagia itu dapat kami rasakan. Intinya menikmati dan mensyukuri semua yang kami dapatkan, adanya kerjasama antara suami istri, saling mengerti satu sama lain dan menghilangkan keegoisan yang ada di diri masing – masing.

Terima kasih suamiku untuk semua yang kamu lakukan hari ini…

Cintaku tercipta hanya untuk kalian, Suamiku ” Velli Marwan Domo” dan  my Baby “Asraf Musyaffa Domo” diatas izinnya

Allah SWT

  1. author

    Sri Muliana4 years ago

    Kurang lebih mbak. Kalau lagi hari libur dan kami tidak kemana-mana, biasanya saya menyelesaikan urusan rumah tangga, sementara suami ngurus anak-anak, alhamdulillah ga terlalu ribet karena anak-anak sudah cukup mandiri. Kerja sama itu memang perlu. Dan kebahagiaan itu justru terkadang didapatkan dari hal-hal yang sederhana 🙂

    Reply

Leave a reply "Bahagia Itu Simpel"