Penyebab Kekeringan Vagina Pada Ibu Menyusui Dan Solusinya

Masalah Kesehatan Reproduksi Ibu Menyusui

Hi Bunda, pastinya sudah tau kan jika Kekeringan vagina pada ibu menyusui sangat jamak ditemui. Pada saat hamil, tubuh kita mengalami perubahan yang besar. Perubahan-perubahan ini pun tidak berhenti ketika kehamilan selesai. Setelah bayi kita lahir, para ibu akan terus mengalami banyak hal yang baru dan berbeda pada tubuhnya, khususnya ketika menyusui, dimana salah satu dampaknya dirasakan dalam berhubungan intim.

Pada penelitian yang telah dipublikasi oleh British Journal of Obstetrics and Gynaecology, ditemukan bahwa 83% wanita merasa tidak nyaman dan mengalami dispareunia, atau rasa sakit pada saat berhubungan seksual selama tiga bulan pertama setelah melahirkan. Rasa sakit ini terutama disebabkan oleh postpartum vaginal dryness / kekeringan vagina setelah melahirkan.

Kekeringan vagina pada ibu menyusui atau Postpartum vaginal dryness merupakan hal yang sangat alami dan umum terjadi. Kondisi vagina kering pasca melahirkan disebabkan oleh turunnya tingkat estrogen dalam tubuh. Estrogen adalah hormon yang berperan penting dalam gairah seksual wanita, salah satunya dalam meningkatkan aliran darah ke organ intim dan meningkatkan pelumasan vagina. Pada ibu menyusui, kadar estrogen lebih rendah dibandingkan pada wanita yang tidak menyusui. Namun, jangan khawatir, karena pada saat sang ibu berhenti menyusui dan periode menstruasi kembali normal, maka kadar estrogen juga akan kembali normal.

Seringkali, kekeringan vagina selama periode menyusui ini menyebabkan turunnya kualitas hubungan intim dengan suami. Bahkan, untuk beberapa wanita, hal ini terkadang menyebabkan timbulnya rasa trauma akibat rasa sakit, perih atau terbakar yang dirasakannya ketika mencoba berhubungan kembali pasca melahirkan dan selama menyusui.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekeringan vagina dan dispareunia. Secara garis besar, pola hidup yang sehat, seperti banyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi dan mengkonsultasikan kondisi Bunda dengan dokter sangatlah penting untuk pemulihan kekeringan vagina pada ibu menyusui.

Selain hal ini, penggunaan pelembab vagina atau vaginal moisturizer berbahan dasar gel polikarbofil juga memberikan solusi kekeringan vagina setelah melahirkan (link ke halaman blogpost), dan rasa sakit yang menyertai pada saat berhubungan seksual.

Beli Regelle Online

Tidak seperti lubrikan, pelembab vagina dapat bertahan lama dan tidak merepotkan karena harus berulang kali menggunakan ketika berhubungan. Pelembab vagina menjaga kelembaban vagina dengan menghidrasi dinding vagina secara terus menerus selama tiga hari, melindungi Bunda dari kekeringan 24/7, tidak hanya sesaat ketika dibutuhkan, menjadi solusi yang jauh lebih baik dibanding lubrikan.

Penggunaan pelembab vagina dengan gel polikarbofil, seperti contohnya REGELLE, secara rutin setiap tiga hari sekali bukan hanya dapat mengatasi postpartum vaginal dryness tetapi juga dapat meningkatkan kenyamanan dan keintiman pada saat berhubungan seksual, menghilangkan rasa perih dan sakit ketika berhubungan.

Telah teruji secara klinis dan direkomendasikan oleh dokter, REGELLE dapat digunakan dengan bersamaan dengan kondom dan aman untuk sperma, dan juga bersifat non-hormonal, sehingga aman digunakan untuk semua wanita, khususnya ibu menyusui.

Leave a reply "Penyebab Kekeringan Vagina Pada Ibu Menyusui Dan Solusinya"