Mitos Merawat Bayi

No comment 3253 views

Begitu banyak mitos yang sering diungkapkan mengenai perawatan bayi, membuat para ibu muda bingung dan galau terhadap berbagai pendapat yang berbeda antara anjuran dokter atau kebiasaan dari orang tua yang sudah terlebih dahulu mengecap manis asam dalam merawat dan menjaga bayi. Tak terelakkan juga kadang menjadi perdebatan antara orang tua dan ibu muda dalam mengurus anak.
Berikut ada beberapa mitos dan fakta dalam hal merawat bayi yang benar

Menggunakan gurita agar tidak bodong dan perutnya tidak buncit 

Hal ini hanyalah mitos,karena semua bayi perutnya memang lebih besar daripada dada. Semakin bertambah usia, perut akan kelihatan mengecil. Begitu juga dengan pusar bodong. Tanpa gurita, pusar bayi pun lama-
kelamaan akan masuk ke tempatnya. Dan hati-hati dengan menggunakan uang koin yang dibalut dengan kain ,hal ini tidak perlu digunakan karena dapat menyebabkan infeksi bila uang koinnya berkarat. Gurita sebaiknya tidak dipakai karena bisa membuat anak tertekan, khususnya di bagian limpa, jantung, lever, juga membuat bayi susah bernapas.menyempitkan lambung sehingga bayi selalu kenyang atau bahkan muntah selesai diberi ASI.

Menggunakan bedong dapat meluruskan kaki bayi 

Dengan menggunakan bedong dapat meluruskan kaki bayi yang bengkok, bedong juga membuatnya tidak cepat masuk angin, tidur nyenyak, dan tidak kagetan. Apalagi kalau bedongannya dibuat sekuat mungkin atau istilahnya “dibedong lontong”. Hal ini hanyalah mitos belaka, karena antara kaki bengkok dengan bedong tidak ada hubungannya sama sekali. Semua kaki bayi memang bengkok.Bayi yang berusia 0 – 2 tahun akan berbentuk O, 2 – 4 tahun akan berbentuk X dan pada usia 5 tahun baru akan lurus Dengan semakin kuatnya tulang anak dan kian besarnya keinginan untuk bisa berjalan, kaki anak akan lurus dengan sendiri. Perkembangan fisiologis kaki memang seperti itu. Selain itu Bedong bisa membuat peredaran darah bayi terganggu lantaran kerja jantung memompa darah menjadi sangat berat. Akibatnya, bayi sering sakit di sekitar paru-paru atau sesak napas. Selain itu, bedong juga bisa menghambat perkembangan motorik si bayi, karena tangan dan kakinya tak mendapatkan banyak kesempatan untuk bergerak. Bedong boleh dipakaikan setelah bayi dimandikan atau kala cuaca dingin, agar tetap terjaga dan selalu hangat. Dipakainya pun longgar.

Bayi bermain ludah mengakibatkan rambut ibu rontok 

Hal ini adalah mitos karena jika bayi bermain ludah dari segi medis justru menjadi pertanda baik, yaitu tubuh anak menyimpan cukup cairan. Begitu pun jika anak ngeces . yang harus dikhawtirkan adalah bayi yang tidak mengences.

Menjemur Bayi Bisa Menghindari Dari Demam Kuning 

Banyak yang beranggapan menjemur bayi juga dapat membuat tulang bayi jadi semakin kuat. Hal itu dikatakan benar jika suhu dari negaranya tidak seperti iklim di Indonesia yang berada di daerah khatulistiwa di mana pantulan sinar matahari dari tembok sudah overdosis untuk mengubah pro-vitamin D di kulit menjadi vitamin D.Walaupun ingin bayi dijemur Waktunya pun sebaiknya sebelum jam 9 pagi, dan hanya 15 menit,di mana sinar biru yang terdapat pada sinar matahari masih ada. Sinar biru ini bisa membantu lever menurunkan kadar bilirubin. Namun, jangan sampai sinar matahari menerpa langsung mata anak, karena bisa merusak retinanya. Jika kuningnya telah hilang, anak tidak usah dijemur lagi. Karena dapat mengakibatkan kanker kulit.

Tangan dan kaki bayi harus selalu ditutup dengan sarung tangan/kaki. 

Pemakaian sarung tangan dan kaki boleh saja dipakaikan ke bayi untuk menghangatkannya. Tapi, jangan terlalu sering menggunakannya karena dapat membuat tangan bayi menjadi lembab dan juga dapat menghambat perkembangan bayi. Karena menghisap tangan ataupun kaki nya itu merupakan stimulasi baik buat bayi.

Hidung ditarik agar mancung. 

Ini adalah mitos, karena tidak ada hubungan antara menarik pucuk hidung dengan mancungnya hidung. Mancung atau tidaknya hidung ditentukan oleh bentuk tulang hidung yang sifatnya bawaan. Jadi, walaupun pucuk hidung bayi selalu ditarik, tidak akan bertambah mancung yang ada hanyalah meninggalkan bekas merah pada pucuk hidung si bayi.

Nah, para newmom sekarang sudah bisa tenang dalam merawat dan menjaga bayi anda tanpa harus berdebat dan beradu argument dengan orang tua. Selamat merawat bayi nya yagh mom….

Leave a reply "Mitos Merawat Bayi"