Fakta Seputar Bayi yang Tak Perlu Dikhawatirkan Orang Tua

Bagi orang tua muda yang baru memiliki anak pastilah ada rasa was was bagaimana cara mengurus bayinya. Apalagi ini adalah pengalaman pertama bagi orang tua muda. Biasanya memiliki kekhawatiran yang berlebihan pada tumbuh kembang bayi. Rasa panik dan cemas terkadang membuat orang tua muda lebih cepat emosi dan tidak sabar dalam megurus bayinya. Disini ada beberapa fakta seputar bayi yang biasa terjadi

Bintik merah pada wajah bayi

Para ibu muda biasanya akan panik dan khawatir ketika mendapati bintik-bintik merah atau bintil-bintil yang timbul di wajah dan tubuh bayi. Itu adalah hal normal bagi setiap bayi. Ini dikarenakan perubahan hormon yang ada pada tubuh bayi sehingga berpengaruh pada kerja kelenjar minyak dalam kulit bayi. Selama menjalani tahap akhir pada kehamilan, hormon andrenal androgen sang ibu dapat memasuki area tubuh bayi melalui plasenta yang menjadi penyebab utama dalam timbulnya bintik merah pada bayi. Bintik merah tersebut akan hilang dengan sendirinya. Tidak perlu harus melakukan treatment kulit, Karena kulit bayi masih sangat halus dan sensitive jangan memberikan obat obatan kulit baik oral ataupun topical tanpa resep dari dokter. Tetap jaga kebersihan kulit bayi,perhatikan lotion dan sabun yang digunakan. Jika penggunaan sabun ataupun lotion menyebabkan bintik merah semakin banyak maka hentikan pemakaian. Bila dalam 6 bulan bintik merah tidak juga hilang langsung konsultasikan ke dokter Karena bisa saja itu adalah awal dari satu penyakit.

Gumoh selesai menyusui

Gumoh yang sering terjadi pada bayi anda itu adalah hal yang wajar pada 0 – 8 minggu usia bayi anda, Minimal 1 kali setiap harinya. Seiring bertambahnya usia bayi anda maka frekuensi gumoh akan berkurang. Para ibu tidak perlu khawatir akan gumoh tersebut, kalaupun bayi mengalami gumoh langkah awal mencegah cairan masuk ke saluran napas adalah miringkan badan bayi dan tepuk tepuk punggung bayi dengan posisi tangan berbentuk mangkok, pukul punggung bayi sampai bayi menangis. Bila bunda ingin mengetahui penyebab bayi gumoh lihat artikel penyebab gumoh pada bayi.

Bayi belum bisa melihat

Bayi yang baru lahir hanya terfokus pada satu obyek yang berjarak 25 cm dari hidungnya dan diperkirakan itu adalah jarak dari bayi hanya dapat melihat payudara ibunya. Bayi dapat melihat pada usia bayi ± 14 minggu, ujilah penglihatan bayi anda dengan menggerak gerakkan sesuatu barang berwarna mencolok kekanan ataupun kekiri jika bola mata bayi mengikuti arah benda tersebut maka ia sudah dapat melihat warna. Ada baiknya, berikan mainan yang cerah dan dengan warna yang mencolok agar penglihatan bayi bisa terlatih.

Napas bayi sesak

Bayi bernafas lebih cepat dari orang dewasa yaitu 30 – 50 kali permenit sedangkan orang dewasa sekitar 15 – 20 kali permenit. Itu membuat bayi seakan akan sesak nafas.

Bayi mengorok

Mengorok akan sering dilakukan bayi sampai usia dua sampai tiga bulan. Salah satu faktornya adalah ekstra produksi air liur untuk persiapan pembentukan gigi. Bayi juga bisa bersin sebagai bentuk kerja hidungnya menyaring partikel saat bernapas atau justru banyak kotoran di hidung bayi. Ini adalah hal yang normal. Jika mengorok terus terjadi sampai usia bayi 1 tahun,konsultasikan ke dokter anak. Karena mengorok pada bayi berbahaya bagi kesehatan bayi.

Bayi menangis kencang tanpa alasan

Setiap bayi menangis belum tentu bayi merasa lapar dan haus. Bisa saja bayi anda kepanasan,popoknya basah,posisi tidur tidak nyaman,kaget karena dentuman keras, perutnya kembung dan mungkin saja bayi anda merasa bosan dan ingin di peluk dan digendong oleh orang tuanya. Peluklah bayi anda senyaman mungkin untuk membuatnya tenang dan rileks agar bayi berhenti menangis. Jangan biarkan bayi menangis terlalu lama karena dapat mematikan sel sel otak pada bayi. Karena disaat bayi stres, tubuh bayi akan melepaskan kortisol, hormon yang bisa membunuh sel otak. Sementara, saat baru lahir, otak bayi baru berkembang 25% dan bertumbuh sangat cepat di tahun pertama mereka. Sehingga jika si bayi menangis, sebagai salah satu reaksi saat mereka stres, tindakan tersebut bisa membunuh cukup banyak sel otaknya.

  1. author

    Angelica Tse3 years ago

    Wah bunda tahu aja ni, maklum dulu saya pas lagi wal awalnya jadi ibu juga gitu mbak, serba takut dan khawatir.

    Reply
  2. author

    Uniek Kaswarganti3 years ago

    Duh jadi teringat masa2 asyik dengan anak2 saya pas mereka masih baby 🙂

    Reply
  3. author

    Yulia Sari3 years ago

    krena saya pun gitu mom…
    serba takut…
    dipikiran selalu ada "nanti si baby,….."

    Reply
  4. author

    Yulia Sari3 years ago

    sekarang anaknya usianya brpa mom ???

    Reply

Leave a reply "Fakta Seputar Bayi yang Tak Perlu Dikhawatirkan Orang Tua"